Page 72 - Mushaf Madani
P. 72

3. SURAH ALI ‘IMRAN - Keluarga ‘Imran       71

                                                                                158.  Dan sesungguhnya jika kamu mati atau terbunuh, sudah tentu kepada
                                                                                Allah jualah kamu akan dihimpunkan (untuk menerima balasan).
          dari-       Maka        kamu akan     tentulah  kamu  kamu  Dan sesung-
          pada  rahmat  dengan   dihimpunkan  Allah  kepada  terbunuh  atau  mati  guhnya jika  AKHLAK DAN SIFAT NABI MUHAMMAD S.A.W
                                                                                159.  Maka dengan  sebab  rahmat (yang melimpah-limpah)  daripada  Allah
                                                                                (kepadamu wahai Muhammad), engkau telah bersikap lemah-lembut  kepada
                                                                                mereka (sahabat-sahabatmu). Kalaulah engkau bersikap kasar lagi keras hati,
                                                                 engkau telah
           sekeliling-  dari-  pasti mereka akan   hati  keras  seorang   engkau  dan  kepada berlemah-   Allah  tentulah mereka akan menjauhkan diri daripada engkau. Oleh itu, maafkanlah
                                                                                mereka  (mengenai  kesalahan  yang  mereka  lakukan  terhadap  engkau),  dan
            mu   pada  menjauhkan diri        kasar  adalah  kalaulah  mereka lembut
                                                                                mohonkanlah  keampunan  bagi  mereka,  dan  juga  bermesyuaratlah  dengan
                                                                                mereka dalam urusan  (peperangan dan permasalahan  keduniaan)  itu.
                                                                                Kemudian  apabila  engkau  telah  berazam  (sesudah  bermesyuarat,  untuk
                                                                                membuat  sesuatu)  maka  bertawakallah  kepada  Allah,  sesungguhnya  Allah
          engkau telah  maka  urusan  da-  dan bermesyuarat-  untuk dan mohonkanlah  akan   oleh itu,  mencintai orang yang bertawakal kepada-Nya.
            berazam  apabila   lam  lah dengan mereka  mereka  keampunan  mereka  maafkanlah  160.  Jika  Allah  menolong  kamu  mencapai  kemenangan  maka  tidak  ada
                                                                                sesiapa pun yang dapat mengalahkan kamu dan jika Dia membiarkan kamu
                                                                                (tanpa  memberi  pertolongan),  maka  siapakah  yang  akan  dapat  menolong
                                                                                kamu sesudah Allah (menetapkan yang sedemikian)? Dan kepada Allah jualah
                                                                                hendaknya orang yang beriman itu bertawakal.
           oleh  menolong         orang yang          sesung-    ke-  maka
          Allah  kamu   Jika      bertawakal  mencintai  Allah  guhnya  Allah  pada bertawakallah  161.  Tidak mungkin  bagi  seseorang nabi  itu  (disangkakan)  berkhianat
                                                                                (menggelapkan  harta rampasan  perang)  dan  sesiapa  yang berkhianat
                                                                                (menggelapkan sesuatu), dia akan bawa bersama pada hari kiamat kelak apa
                                                                                yang  dikhianatinya  itu,  kemudian  tiap-tiap  seorang  akan  diberi  pembalasan
                                                                                tentang apa yang telah diusahakannya dengan (pembalasan) yang setimpal,
                                yang
                 dia dapat
                                                                yang me-
                                                           bagi
                                    maka
           dari  menolong kamu  yang  punya siapakah  Dia membiarkan  dan jika  kamu  ngalahkan  maka   sedangkan mereka tidak akan dianiaya (pada balasan yang akan dikenakan).
                                            kamu
                                                                       tiada
                                                                                162.  Adakah  orang  yang  menurut  keredhaan  Allah  itu  sama  seperti  orang
                                                                                yang kesudahannya mendapat kemurkaan daripada Allah, sedangkan tempat
                                                                                kembalinya ialah Neraka Jahannam? Itulah seburuk-buruk tempat kembali.
                                                                                163.  Mereka  itu  (yang  menurut  keredhaan  Allah,  dan  yang  mendapat
          baha-  bagi se-  ada  Dan   orang yang  maka   Allah  dan   sesudah-  kemurkaan-Nya),    mempunyai  tingkatan-tingkatan  (pahala  atau  dosa  yang
           wa  orang nabi   tidak      beriman  bertawakallah  kepada  Nya      berlainan) di sisi Allah. Allah Maha Melihat akan segala yang mereka kerjakan.
                                                                                164.  Sesungguhnya Allah  telah mengurniakan (rahmat-Nya) kepada orang
                                                                                yang beriman, setelah Dia mengutuskan dalam kalangan mereka seorang rasul
                                                                                daripada golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat
                diberi
                                          yang
                                                                 dan
                                                          yang
           setiap  balasan yang  kemu-  kiamat  pada  dikhianati dengan   dia akan  berkhianat  sesiapa  dia ber-  Allah (kandungan al-Qur’an yang membuktikan keesaan Allah dan kekuasaan-
                                               apa
                                                                      khianat
                                                   datang
                                     hari
                      dian
                                          nya
               sempurna
                                                                                Nya) dan membersihkan mereka (daripada iktikad yang sesat), serta mengajar
                                                                                mereka kitab  Allah (al-Qur’an)  dan  hikmah  (pengetahuan  yang  mendalam
                                                                                mengenai hukum-hakam syariat) walaupun mereka sebelum (kedatangan Nabi
                                                                                Muhammad) itu adalah dalam kesesatan yang nyata.
                          Adakah
                                                                  apa
                                                           telah
                                                   dan
                                               ti-
           keredhaan  menurut  orang yang  (mereka)  dak  mereka  diusahakannya  yang  orang  SIFAT ORANG MUNAFIK
                                       dianiaya
                                                                                165.  Dan  (kemudiannya)  apabila  kamu  ditimpa  musibah  (kekalahan  dalam
                                                                                peperangan Uhud), yang telah pun kamu menangi seperti itu sebanyak dua kali
                                                                                ganda (dengan mengalahkan musuh dalam peperangan Badar), kamu berkata,
                                                                                “Dari  mana  datangnya  (kekalahan)  ini?”  Katakanlah  (wahai  Muhammad),
           tempat  dan seburuk-  Neraka  dan tempat   Allah  dari-  dengan  kem-  sama se-  Allah  “(Kekalahan) itu datangnya daripada kesalahan diri kamu sendiri (melanggar
           kembali   buruk  Jahannam  kembalinya   pada  kemurkaan  bali  perti orang  perintah  Rasulullah).”  Sesungguhnya  Allah  Maha  Berkuasa  atas  tiap-tiap
                                                                                sesuatu.
                                                                                   MAKNA KALIMAT
                   mereka  dengan  Maha  dan               bertingkat-  Me-
                  kerjakan  apa yang  Melihat  Allah  Allah  di sisi  tingkat  reka
                                                                                ▪ SURAH ALI ‘IMRAN: 159
           golongan  dari-  seorang  dalam kala-  Dia meng-  orang yang  oleh  telah me-  Sesung-
                                                                  ngurnia-
          mereka sendiri  pada  rasul  ngan mereka  utuskan  ketika  beriman  kepada  Allah  kan  guhnya  Berasal  daripada  kata kerja   atau  yang bermaksud  sesuatu
                                                                                yang dibenci atau kelakuan kasar yang tidak disukai. Makna ini dipinjam daripada
                                                                                      yang bermaksud air yang disimpan di dalam perut unta, kerana unta akan
            kitab Allah  serta (dia) mengajar  dan (dia) membersih-  ayat-ayat-Nya  kepada   dia mem-  meminum  air  dalam  kuantiti  yang  banyak  pada  suatu  masa  dan  menyimpannya
                          mereka
                                        kan mereka
                                                               mereka
                                                                      bacakan
                                                                                di  dalam perut sebagai bekalannya di  dalam  perjalanan  di  tengah padang  pasir.
                                                                                   71
                                                                                Dalam keadaan darurat, unta ini akan disembelih dan air di dalam perutnya akan
                                                                                  71
                                                                                  71
                                                                                diminum walaupun air tersebut tidak disenangi untuk diminum. Ibnu Manzur pula
                                                                                  71
                               benar
                                                       jika
                 nyata  kesesatan  dalam  sebelum  dari  mereka   sedangkan  dan hikmah  berpendapat  atau   bermaksud  pertuturan atau percakapan
                                               adalah
                                     itu
                                                                                yang kasar seperti dalam konteks ayat ini.
                                                                                   71
                                                                                   71
                                                                                [Ibnu  Manzur,  Muhammad  ibnu  Mukarram,  2005,  Lisan  al-‘Arab.  Lihat:  Al-Raghib  al-Asfahani,
                                                                                   71
                                                                                2017, Al-Mufradat fi Gharib al-Quran. Lihat: Ibnu Faris, Ahmad bin Faris, 1994, Mu’jam Maqayis
                                                                                   71
                                                                                al-Lughah.]
                     kamu
                 dari
                                                          menimpa
                                  kamu telah
                           dua kali
            ini  mana  berkata  seperti itu  menimpakan  sesung-  musibah  kepada kamu  Dan mengapa   71
                                                                      ketika
                                         guhnya
                                                                                   71
                                                                                   71
                                                                                   71
                                                                                   71
                Maha                      sesung-  diri                 kata-
                Berkuasa  sesuatu  setiap  atas  Allah  guhnya  kamu sendiri  sisi  dari  dia  kanlah  71
            MAD 2/4/6    DENGUNG       MAD 4/5     QALQALAH       MAD 6           71
                                                   TAFSIR AYAT                                                   ASBAB AL-NUZUL
          ▪ SURAH ALI ‘IMRAN: 159 & 161                                                                 ▪ SURAH ALI ‘IMRAN: 161
          Menerusi ayat ini Allah s.w.t menjelaskan tentang akhlak Rasulullah s.a.w yang sangat sempurna. Abdullah bin ‘Amr menyatakan bahawa   Ibnu  Abbas  r.a  meriwayatkan  bahawa,
          ketika beliau membaca tentang sifat Rasulullah s.a.w, akhlaknya sangat terpelihara. Baginda tidak bertutur kata kasar dan tidak juga berkeras   selepas peristiwa Perang Badar, kain baldu
          hati, tidak suka menjerit-jerit di pasar, tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan baginda sentiasa memberikan kemaafan.   merah hilang  daripada  harta rampasan   3 • SURAH ALI 'IMRAN
          Ibnu Kathir pula menyatakan, baginda sentiasa mengajak para sahabatnya bermesyuarat mengenai sesuatu persoalan yang terjadi untuk   perang (sebelum dibahagikan).  Kemudian
          menjadikan  hati  mereka  senang  dan  supaya  lebih  bersemangat  melakukan  sesuatu  pekerjaan.  Contohnya  seperti  perbincangan  yang   sebahagian  munafik  menuduh  Rasulullah
          dilakukan dalam Perang Badar, dan begitu juga pandangan yang diminta daripada sahabat, Salman al-Farisi dalam Perang Khandak serta
          banyak lagi. Ini menunjukkan bahawa baginda sangat berfikiran terbuka, saling menghormati orang lain dan sanggup menerima pendapat   s.a.w  yang  mengambilnya.  Maka,  turunlah
          yang diajukan oleh sahabat, walaupun baginda seorang nabi dan ketua. Namun, dalam ayat 161, baginda telah dituduh melakukan khianat   ayat ini menegaskan bahawa tidak mungkin
          terhadap harta rampasan perang. Maka Allah s.w.t menyangkal tuduhan ini dengan mengatakan ‘tidak mungkin seorang nabi berkhianat   seorang rasul melakukannya.
          dalam urusan harta rampasan perang.’                                                          [Al-Suyuti,  Jalaluddin  Muhammad  bin  Abu  Abdul   JUZ
                                                                                                                                          4
          [Ibnu Kathir, Ismail bin Umar, 1999, Tafsir al-Qur'an al-'Azim (Tafsir Ibnu Kathir). Lihat: Ahmad Sonhadji Mohamad, 1997, 'Abra al-Asir Tafsir al-Qur'an di Radio.]  Rahman, 2002, Lubab al-Nuqul fi Asbab al-Nuzul.]
       JUZUK M4 PERKATA.indd   71                                                                                                21/10/2020   11:39 AM
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77